Doa untuk arwah ayah

Tetiba dikala keresahan melanda jiwa, hati ini teringatkan wajah arwah ayah yang sudah pergi hampir 5 tahun yang lepas…… Aku masih ingat kata-kata ayah, “Ayah tak harapkan apa-apa balasan pun dari kamu.

Ayah Cuma mahu kamu belajar rajin-rajin dan jadi orang yang berguna suatu hari nanti”. Aku buka laci- tengok skrol yang tersorok dalam buku-, harapan ayah untuk melihat aku ke menara gading sudah tercapai walau hakikatnya beliau tidak sempat untuk menyaksikan aku dipakai jubah kemegahan….

Tidak sempat untuk berbakti kepada tulang dan keringat yang membesarkan diri ini, kekadang aku terfikir cukupkah dengan hanya sekeping kertas itu untuk membalas segala jasa dan pengorbanan ayah terhadap aku selama ini.

Jika dihikayatkan dalam seribu halaman sekalipun, takkan termampu apa yang telah ayah berikan pada aku.

Saat dia mendukung dan membisikkan azan di telinga kananku sehingga menjadikan aku seperti yang ada kini. Mata aku tidak berganjak. Masih terpaku pada skrol yang aku miliki 4 tahun dulu. Dalam keadaan separuh sedar, aku terfikir bagaimana jerihnya untuk membesarkan hati ini.

Sanggup meredah hutan untuk memilihara 7 adik beradik, menjadi perkara biasa hanya makan berlaukkan sambal dan berulamkan pucuk ubi….. Tidak mempunyai harta, tetapi usaha tidak pernh putus harapan untuk menyara keluarga tercinta .

Aku juga pasti, jika dikumpulkan semua benda paling berharga di dunia ini pun belum tentu setanding dengan nilai pengorbanan yang pernah ayah berikan.

Hakikatnya, Dikala ini aku aku terbayangkan wajah ayah disaaatnya menghembuskan nafas terakhir…YA… Allah…. Dikala ini ini juga aku terbayangkan saat aku menaiki van jenazah untuk membawa sekujur badan yang tidak bernyawa ke halaman rumah bonda.. Ya Rabbi…

 Disaaat ini aku terfikirkan bagaimana sayu hati untuk memandi dan mengafankan seseorang yang pernah mendukung dan memelihara diri ini…

Dikala itu, tidak terbayang akan sampai masanya aku akan mejirus air mandian kepada orang pernah memandikan aku semasa kecil… tidak terbayang aku carikkkan kain puteh untuk dipakaikan badan arwah ayah..Ya allah….

Hinggala aku memberi Satu kucupan terakhir untuk mu ayah……

Tidak aku terbayangkan akan ada saatanya aku menutup badannya satu persatu sehingga wajahnya tidak lagii kelihatan.

Jika dulu aku bersembayang berssama ayah,, tetapi kini sekujur badan didepan aku untuk disembahyangkan….

Sejurusnya itu, sekujur tubuh dibawa ketanah perkuburan dengan menaiki sebuah lori kecil.. disaaat itu aku berfikir badan ini yang aku bawa ke mana-mana dengan kereta kecil ku…. Tetapi hari itu aku terpaksa membawa dengan sebuah lori kecil.. itulah harga sebuah kematian…

Menurunkan jenazah ke liang lihad, melihat satu persatu tanah menimbusan perkuburan sekaligus menghilang jasad yang banyak berbakti kepada diri ini.. Ketika selesai doa talkin dibacakan, aku dengan berat hati untung meningggalkan perkuburan, bahkan aku lah insan yang terakhir meninggalkan tanah yang tiada penghuni itu..

 Dalam hati ini mengharapkan 2 anak ayah yang pergi terlebih dahulu dapat menemankan ayah dikala ini…..

Hati aku kemudian berbisik. Doa! Ya, doa buat ayah. Doakan kesejahteraannya. Doa agar dia terus berdamping dengan-Nya. Doa yang baik-baik untuk ayah. Doa! Doa! Doa! . Mungkin aku tak mampu membayar segala nilai pengorbanan ayah. Tetapi dengan berdoa untuk insan yang aku cintai itu, aku pasti ia itu yang terbaik…

About these ads
Categories: Uncategorized | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Doa untuk arwah ayah

  1. deloria

    apa yang awak ceritakn sama dengan kehidupan saya cuma saya bersyukur dapat cium dia wat kali terakhir

    • sue

      sedih tak terkata..tak sempat melihat saat2 arwah babah ku meghembuskan nafas terakhir…kisah hampir sama dengan cerita diatas.hanya Allah yang tahu betapa pilunya hati ini kerana tak dapat berkongsi ilmu,cerita pahit manis masing2 lagi.Terputuslah segalanya….

  2. khas utk ayah tercinta…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: